Penelusuran melalui laman LPSE Pemerintah Aceh, PT Sumber Cipta Yoenanda memenangkan tender Pembangunan Jembatan Kilangan dengan nilai kontrak Rp.42,9 miliar menggunakan APBA 2019, Kemudian surat perjanjian kerja nomor 31 AC/Bang/PUPR/APBA/2019 tanggal 2 Juli 2019.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh Rahardjo Yusuf Wibisono mengatakan penyelidikan kasus Proyek Jembatan Kilangan di Aceh Singkil telah dihentikan, Rabu (9/3/2022).
DIALEKSIS.COM | Jakarta - Aliansi Pemuda dan Masyarakat Aceh di Jakarta menggelar aksi unjuk rasa di depan Kantor Kejaksaan Agung RI perkara Dugaan Korupsi Jembatan Kilangan-Aceh Singkil pada Jumat (18/3/2022).
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Rabu (9/3/2022), Asisten Tindak Pidana Khusus (Aspidsus) Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh Rahardjo Yusuf Wibisono mengatakan penyelidikan kasus Proyek Jembatan Kilangan di Aceh Singkil telah dihentikan.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Dewan Pimpinan Pemuda Cinta Aceh (DATA Aceh) mendesak Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Aceh yang baru untuk segera menuntaskan kasus Jembatan kilangan Aceh Singkil.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Bambang Bachtiar telah resmi menjabat sebagai Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati), dan pada Kamis (3/3/2022) Bambang Bachtiar dan istrinya sudah berada di Serambi Mekkah.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Berdasarkan monitoring Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA) terhadap proses penyelidikan terhadap pembangunan jembatan Kilangan Aceh Singkil yang saat ini ditangani oleh pihak Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh belum ada perkembangan.
Padahal, pemanggilan para pihak yang dianggap bertangung jawab terhadap kebijakan dan pelaksana pembangunan jembatan tersebut sudah dilakukan pendalaman dengan meminta keterangan kepada Kuasa Pengguna Anggaran (KPA), Pejabat Pelaksana Teknis Kegiatan (PPTK), Pokja IV, Kepala Biro Pengadaan Barang dan Jasa Pemerintah Aceh, pihak Rekanan dan Konsultas Pengawas yang diperiksa dari tanggal 22 hingga 24 Februari 2021 oleh Kejati Aceh.
DIALEKSIS.COM | Banda Aceh - Koordinator Masyarakat Transparansi Aceh (MaTA), Alfian mempertanyakan status perkembangan penyelidikan yang dilakukan oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Aceh terhadap kasus dugaan korupsi proyek Jembatan Kilangan tahun 2019.
Diketahui, penyelidikan proyek tersebut berdasarkan surat perintah penyelidikan Kejati Aceh bernomor Print-02/L.1/Fd.1/01/2021 tanggal 19 Januari 2021.